Pola gizi diet hipertensi darah tinggi

Pola Gizi Diet Terbaik Untuk Penderita Hipertensi & Diabetes

Pola Gizi Diet Terbaik Untuk Penderita Hipertensi & Diabetes. Ternyata kita dapat menurunkan tenakan darah dengan menggunakan pola makan yang bagus sebagai bagian dari program terapi diabetes seseorang.

Penderita diabetes jenis 2 adakalanya memiliki komplikasi dengan penyakit lain yakni hipertensi

Pola Gizi Diet Terbaik Untuk Penderita Hipertensi & Diabetes

Pola Gizi Diet Terbaik Untuk Penderita Hipertensi & Diabetes

Ternyata kita dapat menurunkan tekanan darah dengan menggunakan pola makan yang bagus sebagai bagian dari program terapi diabetes seseorang.

Penderita diabetes jenis 2 adakalanya memiliki komplikasi dengan penyakit lain yakni hipertensi serta ini menjadi sesuatu yang amat tidak menyenangkan bagi pasien diabetes itu sendiri.

Alhasil dokter yang menangani penderita komplikasi seperti ini akan terlebih dahulu untuk menurunkan tekanan darah sehingga pengobatan yang lain bisa dilakukan.

Sayangnya pengobatan medis sering tidak banyak membantu untuk tujuan tersebut. Penerita pun  banyak yang mulai putus asa, mencari pengobatan alternatif, atau bahkan menggunakan berbagai macam suplemen yang dijual bebas.

Hipertensi yang menyertai penyakit diabetes bisa ditangani dengan menggunakan pendekatan perubahan pola diet sehat.

Kami juga membahas

Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

 

Pola Makan Gizi Diet Sehat

Berikut saran terbaik untuk menurunkan hipertensi dengan menggunakan pola makan.

– Kurangi makanan yang banyak mengandung lemak jenuh serta kolesterol seperti hot dog, makanan siap saji, sosis, serta daging.

– Naikkan jumlah konsumsi sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung magnesium, kalium, antioksidan dan nutrien lainnya.

– Substitusikan produk olahan susu dengan produk olahan susu yang bebas lemak, atau low-fat seperti halnya susu kedelai.

– Tambahkan lebih banyak makanan dari biji-bijian utuh, ikan, produk unggas, kacang-kacangan, dan gandum.

– Hindari makanan dengan kadar gula tinggi, dan gunakan produk yang tidak berkafein.

_ Batasi konsumsi natrium dibawah 2300 miligram perhari akan tetapi paling baik adalah dibawah 1500 mg.

Beberapa kasus hipertensi dipicu oleh sensitifitas terhadap konsumsi garam, akan tetapi banyak pula kasus hipertensi yang sensitif terhadap natrium. Sebagai perbandingan burger siap saji diperkiraan mengandung 1500-2000 mg garam.

Jika makanan kurang terasa maka lakukan eksplorasi terhadap beberapa bumbu masakan yang bisa menambah cita rasa makanan. Jangan lupa untuk selalu mengecek tekanan darah sendiri di rumah.

Baca Juga Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi

Dengan menggunakan prinsip diet seperti diatas maka gejala yang ditimbulkan oleh hipertensi yang disebabkan oleh diabetes akan dapat diatasi. Kesehatan pun dapat ditingkatkan secara maksimal.

Pola Gizi Diet Terbaik Untuk Penderita Hipertensi & Diabetes ini bisa menjadi rujukan anda dalam keseharian, simak pembahasan Mencegah dan Mengatasi Penyakit Diabetes Melitus

Cara Alami Mencegah Jerawat Yang Benar

Cara Alami Mencegah Jerawat Yang Benar

Bagaimana Cara Alami Mencegah Jerawat Yang Benar yang benar itu? Berikut ini ada beberapa cara mencegah jerawat yang menjengkelkan itu nongol di wajah anda. Jerawat memang menjadi masalah yang cukup membuat repot, terutama bagi anda yang sangat memperhatikan wajah. Ketika masa pubertas, biasanya si jerawat akan bermunculan, terutama bagi anda yang mempunyai jenis kulit berminyak.

Cara Mencegah Jerawat

Cara Alami Mencegah Jerawat

 

Dari pengalaman beberapa orang, dan pada keadaan umum, setelah lewat masa pubertas, sedikit demi sedikit jerawat akan menghilang dengan sendirinya tanpa diobati.Tapi tidak bagi beberapa wanita, meski usia sudah lewat masa pubertas, masih saja jerawat muncul di wajah. Berikut ini beberapa tips seputar cara mencegah jerawat yang bisa dicoba.

Simak Cara Mencegah Penyakit Asma

Cara Alami Mencegah Jerawat Yang Benar

Berikut ini kami uraikan Cara Mencegah Jerawat Yang Benar agar anda dapat menerapkannya sendiri dalkam kehidupan sehari hari

Kenali dan pahami jenis kulit anda, terutama bagi anda yang mempunyai jenis kulit berminyak. Untuk kulit berminyak usahakan untuk sering cuci muka hanya dengan air bersih saja. Penggunaan scrub untuk wajah, terkadang malah membuat wajah menjadi kusam. Sebaiknya cuci wajah dengan air bersih 3 jam sekali.

Bagi anda yang mempunyai kulit kering, justru sebaliknya. Jangan terlalu sering mencuci muka, karena akan menurunkan tingkat proteksi jenis kulit kering terhadap kotoran dan debu.

Untuk wajah dengan kulit normal cara mencegah jerawat-nya tetap harus mencuci muka tapi tidak sesering pada kulit berminyak. Bila terpaksa harus memakai sabun, pilihlah sabun bayi yang lembut.

Mencegah jerawat juga harus berasal dari dalam, dari makanan yang dikonsumsi. Perbanyaklah untuk makan buah segar dan sayuran. Makan jenis daging bisa, tetapi usahakan daging yang bukan lemak. Juga jangan terlalu sering makan telur, karena terlalu sering makan telur akan lebih cepat memicu timbulnya jerawat.

Cukup istirahat juga menjadi salah satu cara mencegah jerawat yang ampuh. Tidur yang cukup, bagi masing-masing orang berbeda tentunya. Tetapi usahakan untuk tidak kurang dari 8 jam sehari, niscaya jerawat akan semakin mudah dicegah.

Sering mencuci rambut atau keramas. Karena rambut yang kotor juga akan memicu timbulnya jerawat.

Itulah beberapa cara mencegah jerawat secara alami. Jangan memakai obat jerawat sembarangan, karena justru akan membuat semakin parah kulit muka. Selamat mencoba, semoga berhasil mempraktekkan Cara Mencegah Jerawat Yang Benar. Baca Juga pembahasan kami Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke

Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke

Pada kesempatan kali ini admin akan sedikit menjelaskan Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke. Hal ini sangat penting dilakukan mengingat Stroke sangat berbahaya dan dapat mengintai sewaktu waktu

Pengertian Stroke Yang Benar

Stroke adalah penyakit yang terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak secara tiba-tiba sehingga menyebabkan kerusakan neurologis. Stroke dikategorikan sebagai penyebab kematian ketiga setelah penyakit jantung dan keganasan. Dan juga sebagai penyebab kecacatan jangka panjang nomor satu di dunia. Stroke dapat menyerang semua umur, terutama pada lanjut usia. Lebih dari 40% penderita stroke tidak dapat mandiri dalam menjalankan aktivitas kesehariannya dan 25% menjadi tidak dapat berjalan secara mandiri. Selain menghilangkan produktifitas kerja, stroke juga membutuhkan biaya perawatan yang tinggi.

Simak Juga

Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Ada dua hemisfer otak yang memiliki masing-masing fungsi. Fungsi-fungsi dari otak sebagai pusat gerakan atau motorik, pusat sensibilitas, pusat bicara motorik, pusat bicara sensoris, dan otak kecil berfungsi sebagai pusat kordinasi serta batang otak yang merupakan tempat jalan serabut-serabut syaraf ke target organ. Apabila terjadi kerusakan gangguan otak maka akan mengakibatkan kelumpuhan pada anggota gerak, gangguan bicara, serta gangguan dalam pengaturan nafas dan tekanan darah. Gejala tersebut terjadi karena adanya serangan stroke.

Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke

Resiko Stroke Jika Menyerang Tubuh

Resiko stroke bisa terjadi disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini.

  • Usia. Dimulai pada usia 45 tahun resiko stroke mulai meningkat. Setiap penambahan usia tiga tahun akan meningkatkan resiko stroke sebesar 11-20%. Dari semua stroke, orang yang berusia lebih dari 65 tahun memiliki resiko paling tinggi yaitu 71% sedangkan 25% terjadi pada orang yang berusia 45-65 tahun dan 4% terjadi pada orang berusia kurang dari 45 tahun.
  • Jenis kelamin. Berdasarkan dari data 28 rumah sakit di Indonesia, ternyata laki-laki banyak menderita stroke dibandingkan perempuan. Kejadian stroke 1,25 kali lebih besar pada laki-laki dibandingkan perempuan.
  • Ras. Orang kulit hitam lebih banyak menderita stroke dari pada orang kulit putih. Hal ini disebabkan oelh pengaruh lingkungan dan gaya hidup. Pada tahun 2004 di Amerika terdapat penderita stroke pada laki-laki yang berkulit putih sebesar 37,1% dan berkulit putih sebesar 41,3% dan berkulit hitam 58,7%.
  • Gen. Riwayat stroke keluarga dapat meningkatkan resiko terkena stroke. Apabila di dalam sebuah keluarga ada yang terkena stroke kurang dari usia 65 tahun, dua orang atau lebih kemungkinan besar anggota keluarga lainnya akan mengalami hal yang serupa. Jadi faktor gen berperan besar dalam serangan penyakit ini.
  • Stres. Hampir setiap orang pernah mengalami stres. Stres psikososial dapat menyebabkan depresi, dan depresi meningkatkan resiko terkena serangan stroke dua kali lipat.
  • Penyalahgunaan obat. Orang-orang yang menggunakan narkoba terutama jenis suntikan akan mempermudah terkena serangan stroke, akibat dari infeksi dan kerusakan dinding pembuluh darah otak. Selain itu zat narkoba akan mempengaruhi metabolisme tubuh sehingga mudah terserang penyakit stroke.
  • Alkohol dan rokok. Berdasarkan penelitian Siregar F (2002) di RSUP Haji Adam Malik Medan dengan desain case control menyatakan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan resiko terkena stroke sebesar empat kali. Sedangkan konsumsi alkohol berlebihan meningkatkan resiko terkena stroke dua sampai tiga kali.

Simak

Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Resiko Stroke Jika Menyerang Tubuh

Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke

Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat bebas stroke, antara lain:

  1. Menghindari rokok, alkohol, kegemukan, konsumsi garam berlebihan, obat-obatan amfetamin, kokain dan lain-lain.
  2. Mengurangi kolesterol dan lemak dalam makanan.
  3. Konsumsi gizi seimbang seperti makanan sayuran, buah-buahan, ikan terutama ikan salem dan tuna, kurangi makanan siap saji dan beralihlah ke makanan rendah lemak dan gula seperti serelia dan susu rendah lemak serta dianjurkan olahraga secara teratur.

Demikianlah penjelasan mengenai Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke. Semoga bermanfaat!

Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Pada kesempatan kali ini admin akan membahas Apa itu penyakit Osteoporosis, Gejala Penyakit Osteoporosis, Penyebab Penyakit Osteoporosis dan Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Apa itu penyakit Osteoporosis

Osteoporosis merupakan suatu kondisi dimana tulang pada tubuh manusia mengalami penurunan kualitas jaringan tulang sehingga menimbulkan kerapuhan atau keropos. Menurut WHO pada International Consensus Develoment Conference di Roma Itali, 1992 menyatakan bahwa osteoporosis merupakan penyakit dengan sifat-sifat khas berupa massa tulang penurunan kualitas jaringan tulang yang pada akhirnya menimbulkan akibat meningkatnya kerapuhan tulang dengan resiko terjadinya patah tulang.

Gejala Penyakit Osteoporosis

Gejala osteoporosis awalnya sulit diketahui karena memang tidak menimbulkan keluhan atau gejala yang berarti hingga puluhan tahun. Gejalanya ditandai dengan rasa nyeri dan perubahan bentuk tulang yang menandakan bahwa kepadatan tulang telah berkurang yang menimbulkan adanya pengeroposan. Jadi, orang-orang yang mengidap osteoporosis biasanya akan memberikan gejala seperti tinggi badan yang berkurang, bungkuk atau bentuk tubuh berubah, patah tulang dan nyeri karena patah tulang.

Pada kesempatan kali ini admin akan membahas Pengertian penyakit Osteoporosis, Gejala Penyakit Osteoporosis, Penyebab Penyakit Osteoporosis dan Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Penyebab Penyakit Osteoporosis

Penyebab osteoporosis ditandai beberapa faktor, antara lain:

  • Kurang hormon estrogen (hormon utama pada wanita). Hormon ini berfungsi untuk membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang. Gejalanya timbul pada perempuan di  usia antara 51 hingga 75 tahun. Produksi hormon estrogen berkurang mulai 2-3 tahun sebelum menopause dan terus berlangsung 3-5 tahun stelah menopause. Hal ini berakibat menurunnya massa tulang sebanyak 1-3% dalam waktu 5-7 tahun pertama setelah menopause. Keadaan ini disebut juga dengan osteoporosis pascamenopause.
  • Kekurangan kalsium. Hal ini dengan usia dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang baru yang berarti terjadi pada usia lanjut. Penyakit ini terjadi pada orang-orang berusia lanjut dan dua kali lebih sering menyerang wanita.
  • Kondisi medis dan obat-obatan. Kondisi medis yang dapat menyebabkan osteoporosis adalah gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal seperti paratiroid, tiroid dan adrenal. Sedangkan obat-obatan yang menyebabkan penyakit ini meliputi anti kejang, kortikosteroid, barbiturat dan hormon tiroid yang berlebihan.
  • Penyebab tidak diketahui. Pada kondisi ini terjadi pada anak-anak dan remaja yang memiliki fungsi dan kadar hormon yang normal, kadar vitamin normal akan tetapi mengalami kerapuhan tulang yang tidak diketahui sebabnya.

Faktor Penyakit Ostoeporosis

Simak Juga Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke

Faktor Penyakit Ostoeporosis yang tidak dapat dikendalikan seperti:

  • Jenis kelamin. Kaum wanita memiliki resiko lebih besar terkena osteoporosis dibandingkan kaum pria. Hal ini dipengaruhi hormon estrogen yang menurun kadarnya di usia 35 tahun.
  • Usia. Secara alamiah seiring bertambahnya usia maka kondisi tulang akan semakin rapuh karena berkurangnya kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium.
  • Riwayat keluarga. Apabila anggota keluarga ada yang mengidap penyakit osteoporosis maka kemungkinan besar keturunnya beresiko mengidap penyakit yang sama.
  • Postur tubuh. Orang yang bertubuh mungil memiliki resiko lebi besar terkena osteoporosis. Begitu pula dengan seseorang yang memiliki tubuh kurus lebih beresiko terkena osteoporosis dibandingkan orang yang bertubuh besar.

Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis memang menjadi pertanyaan sebagian orang yang mencari jawaban atas hal ini, berikut kami berikn gambaran untuk anda :

  • Aktivitas fisik. Orang yang kurang beraktivitas fisik cenderung memiliki otot yang kendur. Otot yang kendur dapat mmpercepat menurunnya kekuatan tulang. Untuk itu dianjurkan berolahraga secara teratur minimal tiga kali dalam seminggu guna meningkatkan kepadatan tulang. Olahraga yang dianjurkan seperti berjalan, senam aerobik dan menaiki tangga.
  • Kurang kalsium. Dalam pembentukan tulang kehadiran kalsium sangat diperlukan. Apabila jumlah kalsium dalam tubuh berkurang maka tubuh akan mengeluarkan hormon yang akan mengambil kalsium dibagian lain termasuk yang ada di tulang. Maka penuhilah kebutuhan kalsium tubuh dengan minum susu dua gelas dan vitamin D serta dengan mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium seperti tempe, tahu, brokoli, keju, ikan teri dan kacang-kacangan. Sedangkan vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari dengan cara berjemur di pagi hari selama 20 sampai 30 menit 3x dalam seminggu.
  • Merokok dan minuman beralkohol. Nikotin dalam rokok menganggu penyerapan dan penggunaan kalsium dalam tubuh. Akibatnya, osteoporosis akan lebih cepat menyerang tubuh sesorang. Minuman beralkohol dapat melukai lambung dan menyebabkan pendarahan yang berakibat pada hilangnya kalsium dalam darah. Agar hal ini tidak terjadi berhentilah merokok dan minum minuman beralkohol.
  • Bahan kimia. Bahan kimia seperti asap motor, limbah industri dan zat pestisida yang terdapat pada sayur dan buah. Semua itu dapat merusak sel-sel tubuh termasuk tulang dan menyebabkan daya tahan tubuh menurun serta pengeroposan tulang. Solusinya, gunakan masker apabila pergi berkendaraan dan cuci buah serta sayuran dengan air yang mengalir sebelum dikonsumsi.

Demikianlah informasi mengenai Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis. Semoga manfaat!

Apa Itu Kolesterol

Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Pada kesempatan kali ini ahli-gizi.com akan memaparkan Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Apa Itu Kolesterol

Kolesterol adalah komponen lemak yang terdapat pada pembuluh darah, baik pada tubuh manusia dan juga hewan. Di dalam usus, makanan berlemak yang kita konsumsi akan diubah menjadi kolestrol. Kemudia kolestrol diserap usus dan masuk ke peredaran darah untuk memenuhi berbagai keperluan tubuh. Kolestrol di dalam tubuh akan digunakan sebagai bahan pembentukan Vitamin D di kulit, hormon kelenjar adrenal, hormon kelenjar kelamin, dan sebagai bahan baku pembentukan dinding sel.

Apabila kebutuhan kolesterol sudah mencukupi, kolesterol akan disimpan di tempat penyimpanan kolesterol yang berada pada jaringan lemak dan hati. Di dalam hati, sebagian kolesterol akan diubah menjadi asam empedu dan dibuang melalui tinja. Kolesterol dapat meningkat dalam darah apabila pembentukan kolesterol lebih besar dari pada penggunaan, pembuangan dan penyimpanannya.

Sumber kolesterol dapat diproduksi oleh tubuh manusia dan diperoleh dari makan. Ada dua jenis makanan berlemak yang mengandung kolesterol yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. lemak jenuh terdapat pada lemak hewani seperti daging, jeroan, hati, kuning telur, udang, kerang mentega, minyak kelapa dan susu. Sedangkan lemak tidak jenuh seperti yang terdapat pada minyak bunga matahari, minyak jagung dan minyak ikan.

Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Konsumsi lemak jenuh yang berlebihan dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Sebaliknya, mengkonsumsi lemak tidak jenuh tidak akan mengganggu kestabilan kadar kolesterol. Dengan kata lain lemak tidak jenuh lebih menguntungkan bagi tubuh dibandingkan lemak jenuh. Sebab, apabila konsumsi lemakjenuh berlebihan akan menyebabkan kadar kolesterol meningkat dan kadar kolesterol yang semakin meningkat akan memberikan lebih besar resiko serangan jantung. Hal ini dikarenakan kolesterol yang menumpuk di dinding pembuluh dara arteri.

Simak Juga Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Gejala Kolesterol Tinggi

Gejala kolesterol tinggi ditandai gejala-gejala berikut ini.

  • Diare. Apabila tubuh kelebihan kolesterol akan mengalami gangguan sistem pencernaan dan penyerapan lemak maka meuncullah gejala diare yang berlebihan.
  • Cepat letih dan mengalami migrain. Makanan yang tidak tercerna dengan baik merupakan efek dari metabolisme lemak. Makanan yang bertahan lama di dalam saluran pencernaan akan memberikan efek rasa kenyang sehingga memberikan rangsangan kepada otak untuk tidak menambah makanan dan keadaan seperti inilah yang menyebabkan badan terasa letih, penat dan migrain.
  • Daya ingat menurun. hal ini disebabkan otak memiliki tempat kolesterol sekitar 25% lebih banyak dibandingkan bagian tubuh lainnya. Sehingga apabila terjadi metabolisme lemak akan berpengaruh pada produksi kolesterol darah.
  • Kelebihan berat badan. Masalah ini banyak terjadi di kalangan kita, akibat dari efek penyimpanan lemak yang menumpuk di daerah perut. Bila dibiarkan lama kelamaan penyimpanan lemak ini akan membuat sel-sel lemak menjadi semakin besar hinga dapat menimbulkan obesitas.
  • Perut kembung. Masalah pencernaan dan penerapan lemak dapat menimbulkan kelebihan gas dalam saluran pencernaan keadaan ini yang membuat perut menjadi kembung.
  • Jantung berdebar-debar. Adanya kolesterol tinggi memaksa jantung untuk bekerja lebih banyak karena penyempitan pembuluh darah yang menghalangi nutrisi sampai pada bagian tubuh sehingga jantung akan memompa lebih cepat untuk mendapatkan darah yang mengalir secara normal.
  • Muncul benjolan-benjolan. Absorbsi lemak dapat menyebabkan munculnya benjolan-benjolan diantara otot dan kulit yang disebut dengan lipoma. Benjolan-benjolan tersebut biasanya muncul di daerah perut, kaki, tangan dan leher.

Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar kadar kolesterol tidak semakin meningkat. Berikut Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi.

  • Pilihlah makanan yang mengandung lemak sehat. Sumber lemak sehat dapat diperoleh dari minyak zaitun, minyak kanola, dan kacang-kacangan seperti kacang almond dan wainut.
  • Batasilah kadar kolesterol. adapun maksimal kadar kolesterol dalam sehari adalah 300 mg. Sedangkan bagii penderita jantung jumlahnya tidak boleh lebih dari 200 mg per hari. Sumber kolesterol dapat dijumpai pada daging, kuning telur dan berbagai jenis produk susu.
  • Pilihlah makanan yang banyak mengandung serat. Manfaat serat dapat menurunkan kadar kolesterol. Serat dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan.
  • Konsumsilah beberapa jenis ikan yang baik bagi kesehatan. Seperti ikan tuna, ikan kod, ikan makarel, ikan salmon dan ikan herring.
  • Jauhi rokok dan alkohol. Rokok dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke sedangkan alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
  • Lakukan olahraga minimal 30 menit dalam sehari. Olahraga bermanfaat untuk mengontrol kadar kolesterol.

Demikianlah penjelasan mengenai Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi. Anda juga bisa membaca Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke Semoga bermanfaat!

Apa itu ksnker

Gejala Penyakit Kanker Yang Harus Anda Tahu

Gejala Penyakit Kanker dapat diketahui sejak dini, pengobatan sejak dini dapat menekan pertumbuhan penyakit kaner sampai sembuh total

Pengertian Penyakit Kanker

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Biasanya pertumbuhan sel-sel ini sangat cepat, sifat dan gerakan setiap jenisnya dapat berbeda-beda, bentuknya tidak terkendali, serta dapat merusak bentuk dan fungsi organ asalnya. Sel-sel yang tidak terkendali ersebut akan membelah diri dan jika tidak segera dihentikan maka akan berkembang menjadi lebih besar.

Kanker tidak hanya memiliki satu jenis nama saja melainkan ada berbagai macam jenis kanker. Hal ini dikarenakan sifat kanker dapat tumbu di semua sel atau jaringan tubuh tergantung bagian mana yang menjadi tempat tumbuhnya. Kanker lambung, kanker hati, kanker payudara, kanker prostat, kanker paru, kanker usus besar, kanker ovarium, kanker tiroid, kanker serviks, dan kanker pankreas.

Gejala Penyakit Kanker

Penyakit kanker tidak menular akan tetapi penyakit ini sifatnya dapat diturunkan (genetical) dari orangtua kepada anak kandungnya. Pada prinsipnya mencegah lebi baik dari pada mengobati maka disarankan untuk memeriksakan diri sedini mungkin agar dapat diobati bakan dicegah. Keberhasilan pengobatan kanker dipengaruhi banyak aspek yakni stadium kanker, jenis kanker, kondisi pasien, dan usaha si pasien untuk sembuh.

Baca Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke

Penyebab Utama Penyakit Kanker

Penyebab Utama Penyakit Kanker

Penyebab utama penyakit kanker yang dapat mengancam kehidupan seseorang adalah:

Pertama, faktor makanan. Sekitar sepertiga kematian akibat penyakit kanker yang ada di Indonesia disebabkan oleh faktor makanan dan sepertiga lainnya disebabkan merokok atau mengkonsumsi tembakau. Makanan yang kita konsumsi sangat berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh. Sistem ini bersama sel-sel darah dan organ vital dalam tubuh dapat menangkis serangan penyebab kanker. Oleh karena itu menjaga kesehatan tubuh dengan menerapkan pola makan sehat dan seimbang sangatlah penting agar tubuh dapat bertahan dari segala serangan yang ditujukan pada sel-sel di dalam tubuh kita.

Mengkonsumsi makanan berserat dapat melindungi tubuh dari kanker. Seperti gandum, beras, sayuran bayam wortel jagung kentang dan tomat serta buah-buahan apel jeruk pisang. Bua dan sayuran yang berwarna hijau atau kuning banyak mengandung vitamin seperti betakaroten, vitamin C, mineral dan klorofil.

Kedua, faktor lingkungan. Umumnya udara diperkotaan yang terkontaminasi dengan hidrokarbon, asap kendaraan, asap rokok, asap pabrik dan senyawa beracun lainnya memiliki pengaruh yang besar terhadap munculnya penyakit kanker. Selain itu, air-air bersih di lingkungan perkotaan rentan mengandung pestisida, limbah industri dan senyawa racun lainnya. Kemudian racun-racun itu membentuk senyawa yang bersifat karsinogen atau unsur penyebab penyakit kanker pada usus, rektum atau kandung kemih.

Simak pembahasan kami yang lain Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Ketiga, zat radikal bebas. Dalam zat radikal bebas mengandung muatan elektron bebas yang dapat merusak sel-sel yang ada dalam tubuh. Setiap sel di dalam tubuh manusia dapat menahan 1.000 – 10.000 serangan zat radikal bebas yang menyerang DNA setiap harinya. Akan tetapi apabila sel-sel tersebut rusak akibat muatan elektron bebas akan menyebabkan pertumbuhan kanker. Untuk itu agar kerusakan DNA bisa dihindari dan tidak mnjadi kanker jangan sampai tubuh kita kekurangan zat antioksidan dalam pertahanannya.

Gejala Penyakit Kanker Yang Harus Anda Tahu

Untuk mendeteksi kanker sebaiknya perhatikan gejala-gejala penyakit kanker berikut ini:

  • Adanya tumor atau pembengkakan
  • Berat badan menurun
  • Pendarahan yang luar biasa
  • Perubahan warna pada anggota tubuh
  • Perubahan-perubahan dalam kebiasaan BAB
  • Gangguan pencernaan dalam waktu yang lama
  • Batuk yang dalam jangka yang lama
  • Borok yang menahun
  • Kutil-kutil dan tahi lalat
  • Keparauan

Apabila mengalami gejala-gejala di atas sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar segera di dapatkan pengobatan. Karena tidak menutup kemungkinan gejala tersebut adalah tanda adanya kanker yang berkembang di dalam tubuh kita. Pencegahan lebih dini merupakan tindakan yang bijaksana. Upayakan hidup sehat dan hindari stres.

Demikianlah penjelasan mengenai Gejala Penyakit Kanker Yang Harus Anda Tahu. Baca juga pembahasan menarik Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis Semoga bermanfaat!

Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi

Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi tentu saja sangat membantu anda agar terhindar dari tekanan darah tinggi yang dapat menjalar pada penyakit lainnya di dalam tubuh

Pengertian Penyakit Hipertensi menurut ahli

 

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi medis dimana tekanan darah dalam arteri meningkat secara kronis. Tekanan darah yang selalu tinggi dapat memicu serangan stroke, jantung, gagal jantung dan arterial aneurysm serta merupakan penyebab utama gagal ginjal kronik. Hipertensi terjadi biasanya pada tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih. Apabila tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg diartikan sebagai normal.

Tekanan darah dalam arteri bisa menjadi karena jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya. Bisa juga karena arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku sehingga tidak dapat mengembang saat jantung memompa darah melalui arteri. Darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan darah. Serta dapat juga karena bertambahnya cairan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Hal ini terjadi apabila terdapat kelainan fungsi ginjal sehingga tidak mampu membuang sejumlah garam dan air dari dalam tubuh. Volume darah meningkat sehingga tekanan darah juga ikut meningkat.

Baca Juga Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi

Resiko penyakit Hipertensi

Resiko penyakit ini biasanya rentan terjadi pada orang-orang berikut ini.

  • Orang yang memiliki salah satu anggota keluarga penderita hipertensi maka kemungkinan dapat diturunkan kepada anggota lain seperti anak kandung.
  • Orang yang gemar mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dan garam.
  • Orang yang kurang berolahraga.
  • Orang yang berusia di atas 55 tahun beresiko mengidap penyakit hipertensi.
  • Orang dengan kelebihan berat badan (obesitas).
  • Orang yang suka merokok dan pecandu alkohol.
  • Wanita hamil dan yang mengkonsumsi pil KB.

Simak Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke

Adapun gejala dari penyakit hipertensi umumnya tidak begitu dirasakan oleh penderita. Keadaan inilah yang kadang-kadang membuat penderita hipertensi tidak percaya pada diagnosa dokter dan mengabaikan saran dokter. Dalam sebuah penelitian dijelaskan ada sebagian orang yang merasakan gejala-gejala hipertensi yang bervariasi. Antaranya, sering pusing, sakit kepala, migrain, pendarahan hidung (mimisan), sulit tidur, sesak nafas, mudah marah, telinga berdenging, tengkuk terasa berat, jantung berdebar dan sering buang air kecil di malam hari.

Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi

Meskipun hipertensi tidak dapat disembuhkan, akan tetapi hipertensi dapat ditangani dan dikontrol sehingga resiko terjadinya penyakit lain dapat dihindari. Untuk itu terapkanlah pola hidup sehat sejak dini. Selain itu, pola hidup yang sehat wajib diterapkan bagi para penderita hipertensi. Dengan menerapkan pola hidup sehat berguna untu menurunkan tekanan darah dan dapat mencegah terjadinya hipertensi. Berikut ini adalah Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi .

  • Konsumsilah lebih banyak makanan berupa buah, sayuran dan kadar lemak rendah. Hal ini sesuai dengan pola makan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension Eating Plan) atau pengaturan pola makan yang bertujuan menurunkan hipertensi.
  • Kurangi penggunaan garam (natrium) hingga tidak lebih dari 6 gram per hari. Sebuah penelitian DASH natrium menjelaskan dengan membatasi konsumsi garam hanya 1.500 mg atau sekitar 2 sampai 3 sendok te per hari maka terjadi penurunan tekanan darah.
  • Melakukan penurunan berat badan atau mempertahankan berat badan normal. Penurunan berat badan memiliki efek yang sangat baik dalam menurunkan tekanan darah. Jika terlalu banyak lemak di pinggang maka resiko terkena penyakit hipertensi akan sangat besar.
  • Menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga yang teratur. Olahraga adalah salah satu cara jitu untuk mengontrol tekanan darah. Cukup lakukan olahraga ringan seperti joging, berkebun, dan bersepeda atau melakukan pekerjaan rumah selama 30 menit seperti menyiram tanaman selama 30 menit, naik turun tangga selama 15 menit atau mengepel lantai selama 40 menit.
  • Berhentilah merokok dan minum minuman beralkohol. Merokok dapat merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat proses pengerasan pembuluh darah arteri. Sedangkan minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak hati, otak serta jantung.

Demikianlah penjelasan mengenai Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi . Simak Pembahasan Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi Semoga bermanfaat!

Solusi Mengatasi Gangguan Ginjal Yang Sakit

Solusi Mengatasi Gangguan Ginjal  . Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting, yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan dan zat-zat kimia dalam tubuh (memproduksi urine) serta menyaring pembuangan elektrolit tubuh.

Macam Penyakit Ginjal

Fungsi ginjal sangatlah penting dalam kehidupan manusia. Apabila kondisi ginjal tidak sehat dan mengalami penurunan fungsi maka dapat menimbulkan beberapa penyakit berikut ini.

  • Radang ginjal
    • Radang ginjal adalah peradangan yang terjadi pada ginjal disebabkan ole infeksi bakteri penyakit pada nefron atau kerusakan pada bagian glomerulus akibat infeksi kuman yang berasal dari bakteri streptococcus.
  • Batu ginjal
    • Adalah penyakit ginjal yang disebabkan terkumpulnya mineral dan benda organik yang terbentuk dalam ginjal. Urine mengandung banyak garam dalam bentuk larutan dapa apabila konsentrai mineral terlalu banyak maka akan mengendap menjadi partikel padat yang disebut sebagai batu ginjal. Batu ginjal tersebut dapat melumpuhkan fungsi ginjal.
  • Gagal ginjal
    • Adalah kondisi dimana ginjal mengalami penurunan fungsi hingga sama sekali tidak dapat memproduksi urine. Hal ini terjadi disebabkan kurangnya tekanan untuk melakukan filterisasi dalam darah ginjal. Apabila seseorang telah mengalami gagal ginjal maka fungsi normal ginjalnya akan digantikan oleh mesin pencuci darah (dialiser). Bahkan dapat dilakukan transpalantasi ginjal yakni menempatkan ginjal sehat dari orang lain ke penderita gagal ginjal.

Solusi Mengatasi Gangguan Ginjal

Sangatlah penting mengenali ciri-ciri atau gejala penyakit ginjal sejak dini. Hal ini merupakan upaya untuk mencegah dan mengantisipasi serangan penyakit tersebut.

Gejala umum penyakit Ginjal

Berikut ini gejala umum penyakit ginjal yang perlu diketahui, ialah:

  • Timbul rasa sesak nafas. Hal ini terjadi karena fungsi ginjal yang tidak berfungsi dengan baik sehingga cairan yang berlebihan menutupi saluran paru-paru hingga menimbulkan rasa sesak nafas.
  • Demam menggigil kedinginan disertai kejang.
  • Kepala pusing dan sulit berkonsentrasi. Dikarenakan otak tidak mendapatkan oksigen pembawa sel darah merah.
  • Pinggang terasa nyeri pada bagian kanan maupun kiri hingga terasa pada bagian kemaluan. Sebagian orang yang menderita penyakit ginjal akan merasakan sakit pinggang. Hal ini terkait dengan kondisi ginjalnya yang terganggu.
  • Sering mengalami buang air kecil akan tetapi tidak lancar dan terasa sakit. Air seni yang keluar hanya sedikit, berwarna keruh dan terkadang disertai keluarnya darah.

Penyebab Umum Penyakit Ginjal

Penyebab penyakit ginjal atau batu ginjal adalah adanya peningkatan pada bakteri dan saluran kandung kemih (ureter) yang terinfeksi bakteri penghancur urea dan urine yang kemudian membentuk batu pada kandung kemih. Adapun penyebab lain penyakit ginjal dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini.

  • Sudah lanjut usia. Bertambahnya usia diiringi dengan penurunan fungsi ginjal. Perkiraan penurunan fungsi ginjal berdasarkan pertambahan umur tiap dekade adalah sekitar 10ml/menit/1,73 m kuadrat. Jadi, apabila telah masuk dekade ke empat atau pada usia 40 tahun maka fungsi ginjal telah mengalami kerusakan ringan sekitar 10% dari kemampuan ginjal.
  • Faktor keturunan. Apabila ada salah satu keluarga mengalami penyakit ginjal maka resiko diturunkan pada anak enam kali kemungkinan lebih besar.
  • Faktor gaya hidup. Gaya hidup berikut ini yang menyebabkan fungsi ginjal menurun, antaranya:
    • Rutinitas kegiatan yang mengganggu pola makan jadi tidak teratur.
    • Kurang minum air putih. Apabila tubuh kekurangan cairan urine akan menjadi pekat sehingga mempermudah pembentukan batu ginjal.
    • Jarang buang air kecil atau sering menahan buang air kecil.
    • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet atau bahan kimia.
    • Udara atau keadaan lingkungan yang kurang baik tidak mendukung aktivitas sehari-hari.

Simak Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Solusi Mengatasi Gangguan Ginjal

Untuk mencegah dan mengatasi gangguan penyakit ginjal. Solusi Mengatasi Gangguan Ginjal  berikut ini dapat dijadikan alternatif dalam menjaga kesehtanan fungsi ginjal.

  • Minum air putih yang cukup minimal disarankan 10 gelas atau 2 liter dalam satu hari.
  • Kurangi makan-makanan yang mengandung garam dan banyak lemak.
  • Konsumsi buah mengkudu, cincau rambat, mentimun, belimbing, labu siam atau seledri.
  • Hindari stres. Bersantai dengan melakukan latihan relaksasi atau mengerjakan hoby dan mendengarkan musik dapat menjadi alternatif terhindar dari stres.
  • Istirahat yang cukup. Buatlah tidur malam yang berkualitas agar tubuh tetap fit.
  • Berolaragalah secara teratur dan mengatur berat badan ideal.
  • Hindari mengkonsumsi obat-obatan atau zat-zat yang nefrotosik tanpa izin dari dokter seperti obat nyeri yang dijual bebas dan obat herbal yang tidak jelas kandungannya.

Demikianlah penjelasan mengenai Solusi Mengatasi Gangguan Ginjal. Baca Juga Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke Semoga bermanfaat!

Mencegah dan Mengatasi Penyakit Diabetes Melitus

Mencegah dan Mengatasi Penyakit Diabetes Melitus sangat penting untuk anda ketahui agar anda tetap sehat. Kami juga membahas Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi

Apa Itu Diabetes Melitus

Apa itu penyakit Diabetes Melitus? Diabetes melitus adalah penyakit yang menghambat penggunaan glukosa oleh tubuh. Apabila ditahan dalam darah dan tidak diuraikan glukosa dapat menjadi racun. Penyakit ini disebabkan kadar gula darah lebih tinggi dari kondisi normal. Kadar gula darah normal adalah 60 mg/dl-145 mg/dl. Kondisi kadar gula darah yang tinggi sangat dipengaruhi oleh pola makan. Karenanya, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung peningkatan gula darah wajib dihindari dan keseimbangan antara zat-zat makanan harus dijaga. Selain itu olahraga secara teratur juga sangat diperlukan.

Mencegah dan Mengatasi Penyakit Diabetes Melitus

Tanda Penyakit Diabetes Melitus

Tanda-tanda dari penyakit diabetes melitus antara lain.

  • Rasa haus yang berlebihan
  • Galikosuria atau glukosa dalam urine (air kencing)
  • Cepat lelah
  • Apabila terjadi luka sulit sembuh
  • Daya penglihatan menurun kurang baik
  • Hypergalisimia peningkatan kadar gula

Baca juga Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Tipe Penyakit Diabetes Melitus

Ada dua tipe penyakit diabetes melitus, yaitu;

  • Tipe Pertama
    • Ditandai dengan gejala yang terjadi secara tiba-tiba kadar glukosa gula darah yang tinggi. Tipe ini dapat diobati dengan suntikan insulin dan menjaga kondisi tubuh. Meningkatkan aktivitas kegiatan dengan olahraga yang dapat mengeluarkan keringat. Gula darah dapat menurun dengan aktivitas tubuh yang memerlukan energi. Terjadi pada saat usia muda.
  • Tipe kedua
    • adalah tipe diabetes melitus yang tidak tergantung pada insulin. Terjadi pada lanjut usia. Kondisi ini terjadi karena penurunan fungsi organ atau degedrasi. Terjadi secara perlahan dan kemungkinan tak ada tanda-tanda yang jelas. Biasanya pada orang yang gemuk dan lanjut usia dan tidak aktif kurang bergerak. Untuk mengatasinya perlu mempertahakan berat badan normal, olahraga secara teratur, menjaga pola makanan dan menggunakan resep dokter atau dapat juga dengan obat tradisional.

Mencegah dan Mengatasi Penyakit Diabetes Melitus

Langkah-langkah mencegah dan mengatasi penyakit diabetes melitus yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, ialah:

  • Menjaga pola makanan sehari-ari yakni dengan memenuhi menu gizi seimbang dan tidak berlebihan. Yang terpenting adalah mencukupi kebutuhan nutrisi dalam tubuh.
  • Meningkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga secara teratur minimal 150 menit perminggu. Adapun olahraga memiliki manfaat sebagai berikut:
    1. Menurunkan kadar glukosa dalam dara dengan terpakainya energi dengan olahraga dan dapat meredahkan kadar glukosa dalam darah selama 12-24jam kemudian.
    2. Menurunkan tekanan darah kadar kolesterol dalam darah jika sekiranya tinggi.
    3. Memperbaiki peredaran darah dalam tubuh.
    4. Menjauhkan stres dan mengawasi berat badan atau menjaga berat badan.
  • Melakukan penurunan berat badan dan mempertahankan berat badan normal. Umumnya penderita diabetes tipe 2 mengalami kelebihan berat badan dan lemak dalam tubuh yang dapat meningkatkan resiko terkena diabetes. Untuk itu menurunkan berat badan dapat menjadi salah satu alternatif mencegah penyakit diabetes melitus.
  • Mengetahui riwayat kesehatan keluarga. Dalam satu keluarga apabila ada yang menderita penyakit diabetes kemungkinan anggota lain atau keturunannya dapat terkena penyakit diabetes juga, karena sifat penyakit ini adalah genetical/bawaan/turunan.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan dengan mengecek kadar gula darah. Bagi penderita diabetes melitus berisiko tinggi disarankan melakukan pemeriksaan rutin yang dimulai usia dini.
  • Perbanyaklah konsumsi buah-buahan dan sayuran segar. Dalam sebuah penelitian dijelaskan bahwa zat warna dalam buah-buahan dan tanaman sayuran dapat merangsang produksi insulin.

Demikianlah penjelasan mengenai Mencegah dan Mengatasi Penyakit Diabetes Melitus, baca juga artikel bermanfaat kami Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi . Semoga bermanfaat!

 

Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya

Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya perlu anda ketahui agar anda dan keluarga anda bisa terhndar dari penyakit ini

Apa Itu DBD

Apa itu DBD? Penyakit demam berdarah dengue atau DBD adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aedgypti. Nyamuk aedes aedgypti biasanya memiliki tubuh belang-belang atau terdapat garis putih. Nyamuk ini senang berkembang biak di genangan air seperti bak mandi, tempayan, drum, WC dan pada barang-barang yang mengapung seperti kaleng bekas, ban bekas,pot tanaman air, tempat minuman burung dan lain-lain.

Jenis nyamuk ini adalah yang menjadi terinfeksi saat menggigit manusia yang sedang sakit atau terdapa virus dalam darahnya. Dan virus tersebut dapat ditularkan dari nyamuk ke telur-telurnya. Dan apabila nyamuk tersebut menggigit manusia maka virus dengue akan dipindahkan bersama air liur nyamuk. Selanjutnya virus ini akan berkembang biak selama 4 sampai 6 hari di dalam tubuh manusia dan inilah dinamakan sakit demam berdarah.

Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya

Akan tetapi tidak semua orang yang tubuhnya terdapat virus dengue akan mengalami sakit demam berdarah. Ada sebagian yang mengalami demam ringan dan sembuh dengan sendirinya. Bahkan ada yang tidak mengalami gejala sakit apapun. lalu apa saja Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya ?

Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya

Adapun gejala yang umum dirasakan penderita sakit demam berdarah adalah sebagai berikut.

  • Penderita DBD akan mengalami demam selama 2 sampai 7 hari tanpa sebeb yang jelas.
  • Terjadi perdarahan spontan seperti mimisan, muntah darah dan buang air besar disertai darah hitam.
  • Trombosit menurun dari angka normal 150.000-300.000 uL dan hematokrit meningkat dari angka normal pada laki-laki <45 dan wanita <40.
  • Jari-jari tangan dan kaki terasa dingin, muncul rasa gelisah dan tidak sadarkan diri.

Untuk mencegah terjadinya penyeberan virus demam berdarah berikut ini kegiatan yang dapat dilakukan, yakni:

  • Pembersihan jentikk program berikut ini.
    • Pemberantasan sarang nyamuk dengan 3 M yakni menutup dan menguras tempat penampungan air bersih, mengubur barang bekas dan membersihkan tempat yang berpotensi perkembang biakkan nyamuk.
    • Larvasida atau abatisasi yaitu kegiatan memberikan atau menaburan larvasida ke dalam penampungan air yang positif terdapat jenti aedes aedgypti.
    • Atau menggunakan ian seperti ikan kepala timah, cupang atau sepat.
  • Pencegahan gigitan nyamuk dilakukan dengan menggunakan kelambu, menggunakan obat nyamuk bakar ataupun obat nyamuk oles, jangan membiasakan menggantungan baju, dan penyemprotan dengan insektisida untuk membunuh nyamuk dewasa (fogging).

Demikianlah penjelasan mengenai Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya, baca juga  pembahasan kami Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis. Semoga bermanfaat!