Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Pada kesempatan kali ini admin akan membahas Apa itu penyakit Osteoporosis, Gejala Penyakit Osteoporosis, Penyebab Penyakit Osteoporosis dan Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Apa itu penyakit Osteoporosis

Osteoporosis merupakan suatu kondisi dimana tulang pada tubuh manusia mengalami penurunan kualitas jaringan tulang sehingga menimbulkan kerapuhan atau keropos. Menurut WHO pada International Consensus Develoment Conference di Roma Itali, 1992 menyatakan bahwa osteoporosis merupakan penyakit dengan sifat-sifat khas berupa massa tulang penurunan kualitas jaringan tulang yang pada akhirnya menimbulkan akibat meningkatnya kerapuhan tulang dengan resiko terjadinya patah tulang.

Gejala Penyakit Osteoporosis

Gejala osteoporosis awalnya sulit diketahui karena memang tidak menimbulkan keluhan atau gejala yang berarti hingga puluhan tahun. Gejalanya ditandai dengan rasa nyeri dan perubahan bentuk tulang yang menandakan bahwa kepadatan tulang telah berkurang yang menimbulkan adanya pengeroposan. Jadi, orang-orang yang mengidap osteoporosis biasanya akan memberikan gejala seperti tinggi badan yang berkurang, bungkuk atau bentuk tubuh berubah, patah tulang dan nyeri karena patah tulang.

Pada kesempatan kali ini admin akan membahas Pengertian penyakit Osteoporosis, Gejala Penyakit Osteoporosis, Penyebab Penyakit Osteoporosis dan Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Penyebab Penyakit Osteoporosis

Penyebab osteoporosis ditandai beberapa faktor, antara lain:

  • Kurang hormon estrogen (hormon utama pada wanita). Hormon ini berfungsi untuk membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang. Gejalanya timbul pada perempuan di  usia antara 51 hingga 75 tahun. Produksi hormon estrogen berkurang mulai 2-3 tahun sebelum menopause dan terus berlangsung 3-5 tahun stelah menopause. Hal ini berakibat menurunnya massa tulang sebanyak 1-3% dalam waktu 5-7 tahun pertama setelah menopause. Keadaan ini disebut juga dengan osteoporosis pascamenopause.
  • Kekurangan kalsium. Hal ini dengan usia dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang baru yang berarti terjadi pada usia lanjut. Penyakit ini terjadi pada orang-orang berusia lanjut dan dua kali lebih sering menyerang wanita.
  • Kondisi medis dan obat-obatan. Kondisi medis yang dapat menyebabkan osteoporosis adalah gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal seperti paratiroid, tiroid dan adrenal. Sedangkan obat-obatan yang menyebabkan penyakit ini meliputi anti kejang, kortikosteroid, barbiturat dan hormon tiroid yang berlebihan.
  • Penyebab tidak diketahui. Pada kondisi ini terjadi pada anak-anak dan remaja yang memiliki fungsi dan kadar hormon yang normal, kadar vitamin normal akan tetapi mengalami kerapuhan tulang yang tidak diketahui sebabnya.

Faktor Penyakit Ostoeporosis

Simak Juga Cara Alami Menghindari Penyakit Stroke

Faktor Penyakit Ostoeporosis yang tidak dapat dikendalikan seperti:

  • Jenis kelamin. Kaum wanita memiliki resiko lebih besar terkena osteoporosis dibandingkan kaum pria. Hal ini dipengaruhi hormon estrogen yang menurun kadarnya di usia 35 tahun.
  • Usia. Secara alamiah seiring bertambahnya usia maka kondisi tulang akan semakin rapuh karena berkurangnya kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium.
  • Riwayat keluarga. Apabila anggota keluarga ada yang mengidap penyakit osteoporosis maka kemungkinan besar keturunnya beresiko mengidap penyakit yang sama.
  • Postur tubuh. Orang yang bertubuh mungil memiliki resiko lebi besar terkena osteoporosis. Begitu pula dengan seseorang yang memiliki tubuh kurus lebih beresiko terkena osteoporosis dibandingkan orang yang bertubuh besar.

Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis

Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis memang menjadi pertanyaan sebagian orang yang mencari jawaban atas hal ini, berikut kami berikn gambaran untuk anda :

  • Aktivitas fisik. Orang yang kurang beraktivitas fisik cenderung memiliki otot yang kendur. Otot yang kendur dapat mmpercepat menurunnya kekuatan tulang. Untuk itu dianjurkan berolahraga secara teratur minimal tiga kali dalam seminggu guna meningkatkan kepadatan tulang. Olahraga yang dianjurkan seperti berjalan, senam aerobik dan menaiki tangga.
  • Kurang kalsium. Dalam pembentukan tulang kehadiran kalsium sangat diperlukan. Apabila jumlah kalsium dalam tubuh berkurang maka tubuh akan mengeluarkan hormon yang akan mengambil kalsium dibagian lain termasuk yang ada di tulang. Maka penuhilah kebutuhan kalsium tubuh dengan minum susu dua gelas dan vitamin D serta dengan mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium seperti tempe, tahu, brokoli, keju, ikan teri dan kacang-kacangan. Sedangkan vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari dengan cara berjemur di pagi hari selama 20 sampai 30 menit 3x dalam seminggu.
  • Merokok dan minuman beralkohol. Nikotin dalam rokok menganggu penyerapan dan penggunaan kalsium dalam tubuh. Akibatnya, osteoporosis akan lebih cepat menyerang tubuh sesorang. Minuman beralkohol dapat melukai lambung dan menyebabkan pendarahan yang berakibat pada hilangnya kalsium dalam darah. Agar hal ini tidak terjadi berhentilah merokok dan minum minuman beralkohol.
  • Bahan kimia. Bahan kimia seperti asap motor, limbah industri dan zat pestisida yang terdapat pada sayur dan buah. Semua itu dapat merusak sel-sel tubuh termasuk tulang dan menyebabkan daya tahan tubuh menurun serta pengeroposan tulang. Solusinya, gunakan masker apabila pergi berkendaraan dan cuci buah serta sayuran dengan air yang mengalir sebelum dikonsumsi.

Demikianlah informasi mengenai Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis. Semoga manfaat!

Leave a Reply