Cara Mencegah Penyakit Asma Menyerang Tubuh

Cara Mencegah Penyakit Asma sangat penting sekali untuk dietahui agar anda terhindar dari penyakit ini dan keluarga anda juga terlindungi

Pengertian Sakit Asma menurut ahli

Asma adalah suatu kondisi dimana terjadi penyempitan saluran nafas akibat dari rangsangan tertentu sehingg menyebabkan peradangan, sulit bernafas dan akan berbunyi ngik saat setiap kali bernafas. Asma juga disebut sebagai penyakit paru-paru kronis yang menyebabkan penderitannya kesulitan bernafas. Asma disebabkan karena pengencangan dari otot sekitar pernafasan, peradangan, rasa nyeri, pembengkakan, dan iritasi pada saluran nafas di paru-paru.

Ada dua macam penyakit asma.

  • Asma ekstrinsik atau asmatopik yaitu asma yang disebabkan karena adanya alergen seperti debu, serbuk sari, ketombe, binatang dan makanan.
  • Asma intrinsik yaitu disebabkan karena adanya faktor udara dingin, olahraga, infeksi emosional, dan menghirup bahan iritan yang dapat menimbulkan reaksi bronkhus.

Gejala penyakit asma yaitu sesak nafas, batuk berdahak dan mengi (suara nafas berbunyi ngik). Gejalana sering terjadi di pagi hari. Penyebabnya karean virus, perubahan cuaca, aspek genetik (keturunan), dan kemungkinan alergi.

Cara Mencegah Penyakit Asma Menyerang Tubuh

Cara Mencegah Penyakit Asma Menyerang Tubuh

Semua serangan penyakit asma harus dapat dicegah. Apabila telah diketahui faktor pemicunya kemungkinan besar penyakit asma dapat dihindari. Berikut ini Cara Mencegah Penyakit Asma Menyerang Tubuh.

  • Jagalah kesehatan.
    • Jagalah kesehatan tubuh dengan memperhatikan asupan makanan. Pastikan makanan yang dikonsumsi mengandung gizi seimbang dan nutrisi yang sesuai bagi tubuh. Hindari makanan yang mengandung MSG dan baan pengawet seperti kacang-kacangan kering, menuman dingin atau es dan cokelat. Penderita asma disarankan untuk banyak mengkonsumsi air putih. Hal ini berguna untuk mencairkan dahak yang ada di saluran pernafasan agar muda dikeluarkan.
  • Jagalah kebersihan lingkungan.
    • Lingkungan yang bersih dan sehat dapat mengindari segala penyakit terutama penyakit asma. Karena lingkungan yang kotor, penuh debu dan asap sangat mengganggu paru-paru. Oleh karena itu keadaan lingkungan penting sekali diperhatikan. Usahakan agar rumah tidak lembab, banyak ventilasi dan cahaya matahari. Pastikan saluran pembuangan air lancar agar tidak mendatangkan hewan seperti kecoa dan tikus karena kedua hewan ini dapat menjadi penyebab penyakit asma.
  • Hindari zat-zat yang merangsang saluran pernafasan seperti asap rokok, asap mobil, uap bensin, zat-zat kimia (semprotan rambut dan semprotan nyamuk) serta udara kotor lainnya. Selain itu, alergen dari hewan seperti kucing, anjing juga dihindari.
  • Hindari kelelahan yang berlebihan. Apabila ingin berolahraga lakukanlah latihan pernafasan terlebih dahulu dan bila perlu gunakanlah obat pencegah penyakit asma. Olahraga ringan seperti renang dan jogging sangat dianjurkan bagi penderita asma. Perlu diketahui, berolahraga dengan intensitas waktu yang teratur dapat membantu memperbaiki saluran pernafasan penderita asma.

Demikianlah penjelasan mengenai Cara Mencegah Penyakit Asma Menyerang Tubuh.  Baca juga pembahasan kami Cara Alami Mencegah Bronkitis Paru Paru Basah Semoga bermanfaat!

Tanda dan Solusi Menghindari Penyakit Asam Urat

Setiap orang memiliki asam urat dalam tubuh akan tetapi apabila kadarnya berlebihan dapat menimbulkan penyakit. simak pembahasan Tanda dan Solusi Menghindari Penyakit Asam Urat 

Tanda dan Solusi Menghindari Penyakit Asam Urat 

Asam urat adalah asam yang dihasilkan dari proses metabolisme berupa kristal purin di dalam tubuh. Kadar asam urat normal dalam darah pria dewasa adalah 3,5-7,2 mg/dl dan pada wanita 2,6-6,0 mg/dl. Apabila senyawa tersebut terakumulasi dalam jumlah di atas normal maka akan memicu pembentukan kristal purin yang seperti jarum. Kristal-kristal ini biasanya terdapat pada daerah sendi seperti kaki, lutut, siku, dan jari tangan sehingga mengakibatkan radang persendian.

Tanda dan Solusi Menghindari Penyakit Asam Urat
sumber: www.mkmgr.com

Secara alamiah tubuh manusia dapat menyediakan purin sekitar 85% dan 15% lagi dapat dipenuhi dari makanan yang berasal dari sel hidup seperti tanaman (sayur, buah dan kacang-kacangan) ataupun hewan (ikan, daging dan jeroan). Jadi apabila mengkonsumsi makanan yang mengandung purin lebih dari 15% maka hal inilah yang menyebabkan penyakit asam urat dialami seseorang.

Tanda  Penyakit Asam Urat

Penyakit ini dapat kita ketahui melalui gejala-gejalanya. Berikut ini gejala dan tanda-tanda penyakit asam urat, sebagai berikut.

  • Bengkak, merah dan kaku di bagian tertentu.
  • Terasa nyeri hebat pada sendi yang terkena penyakit dan terasa panas saat bagian yang bengkak jika disentuh. Rasa nyeri ini terjadi karena kristal-kristal purin saling bergesekan saat sendi bergerak.
  • Serangannya dapat terjadi sewaktu-waktu akibat mengkonsumsi makanan yang kaya purin. Terkadang serangannya terjadi secara berulang-ulang. Jika hanya pegal linu pada otot dan sendi tanpa nyeri hebat maka dapat dipastikan radang sendi.
  • Gejala asam urat berat dapat menyebabkan bagian ang terserang berubah bentuk. Gejala ini dapat terjadi di tempurung lutut, punggung lengan, tendon belakang, pergelangan kaki dan daun telinga. Gejala ini banyak dialami oleh para pria yang berusia lebih dari 30 tahun sekitar 90% dan pada wanita umumnya terjadi saat mengalami masa manopause 10%.

Simak Cara Alami Mengatasi Resiko Penyakit Hipertensi

 Solusi Menghindari Penyakit Asam Urat

Solusi menghindari penyakit asam urat:

  • Hindari makanan yang kaya akan purin. Makanan yang mengandung protein tinggi adalah makanan yang meningkatkan pembentukan purin di dalam tubuh. Sehingga jenis makanan seperti ini baiknya dikurangi dan wajib dihindari bagi penderita asam urat. Bahan makanan tersebut antara lain:
    • Jeroan seperti hati, otak, jantung, dendeng sapi dan jenis makanan laut seperti udang, remis, kerang, dan ikan kalengan serta berbagai makanan dalam kaleng lainnya yang diproduksi melalui pengawetan.
    • Sayuran yang mengandung purin yaitu kembang kol, bayam, asparagus, buncis, daun pepaya, daun singkong dan kangkung serta semua jenis kacang-kacangan kering.
  • Banyak minum air putih.
    • Bagi penderita asam urat sebaiknya banyak minum air putih. Memperbanyak minum air putih dapat membantu mengeluarkan asam urat melalui urine tersebut. Jumlah air urine yang dikeluarkan sebanyaj dua liter atau lebih setiap hari nya dan ini akan membantu pembuangan asam urat serta meminimalkan pengendapan asam urat dalam saluran kemih. Oleh karena itu, bagi penderita asam urat dianjurkan untuk minum air putih dari dua liter atau lebih dalam sehari.
  • Hindari minuman beralkohol.
    • Alkohol dapat menjadi penghambat dibuangnya urine melalui ginjal. Hali itu disebabkan karena alkohol dapat menekan saraf pusat yang dapat mengganggu kerja organ-organ lain dalam tubuh. Jadi bagi penderita asam urat sebaiknya hindari minum minuman beralkohol.
  • Menurunkan berat badan.
    • Pada umumnya penyakit asam urat berkaitan dengan penyakit obesitas (kegemukan) sehingga aturan pola makan harus diperhatikan demi mengurangi pembentukan asam urat. Apabila penderita terlalu gemuk disarankan untuk menurunkan berat badan akan tetapi apabila berat badan penderita dalam batas normal dianjurkan dipertahankan.

Demikianlah penjelasan mengenai Tanda dan Solusi Menghindari Penyakit Asam Urat . Baca Juga Cara Menghindari Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi Semoga bermanfaat!

Mengenal Penyakit Anemia dan Cara Menghindarinya

Dalam ilmu medis dijelaskan bahwa anemia terjadi karena kondisi jumlah sel darah merah atau hemoglobin yang tidak sesuai dari jumlah normal. Fungsi hemoglobin adalah mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Apabila produksi hemoglobin kurang dari jumlah normal maka kebutuhan oksigen dalam tubuh tidak tercukupi maka dalam kondisi seperti inilah seseorang dinyatakan mengalami anemia. Jumlah normal sel darah merah pada laki-laki dan wanita tidaklah sama. Umumnya, seorang laki-laki ditetapkan mengalami anemia apabila tingkat hemoglobinnya kurang dari 13,5 gram/100ml sedangkan pada wanita adalah kurang dari 12 gram/100ml.

anemia
sumber: healthstoriesforkids.com

Terjadinya penyakit anemia dapat disebabkan oleh pendarahan seperti menstruasi dan buang air besar kehitaman atau keluar darah. Penyebab lain dapat dikarenakan penyakit kronik seperti penyakit hati, penyakit ginjal, infeksi kronik dan kanker. Faktor genetik juga dapat menjadi penyebab utama seseorang mengalami penyakit ini. Seseorang yang mengidap penyakit anemia akan mengalami penurunan kondisi fisik seperti mudah lelah, pusing, sakit kepala, kurang bergairah, kurang berselera makan dan daya konsentrasi menurun. Si penderita juga akan merasakan jantung berdetak lebih cepat dan tidak teratur. Nafas pun menjadi pendek-pendek terasa sesak di bagian dada, kulit menjadi pucat dan sering kesemutan.

Terkadang seseorang bisa saja tidak menyadari kalau dirinya mengalami penyakit anemia karena mengabaikan gejala-gejalanya. Misalkan, apabila seorang wanita sering mengalami kehilangan banyak darah saat menstruasi segeralah mencari pengobatan atau kunjungi layanan kesehatan terdekat jika tidak ditangani segera maka akan menimbulkan penyakit anemia. Untuk itu, ada baiknya menerapkan anjuran-anjuran berikut ini agar terhindar dari penyakit anemia.

  • Konsumsilah sumber makanan yang mengandung zat besi karena zat besi adalah senyawa penting penyusun hemoglobin. Selain itu lengkapi pula dengan makanan yang mengandung folat, vitamin B-12, dan vitamin C. Zat besi dan vitamin tersebut dapat diperoleh dari nasi, daging sapi, ikan, unggas, sayuran berwarna hijau gelap, kacang-kacangan, polong-polongan, dan buah-buahan seperti pisang, melon dan buah beri.
  • Hindari minuman yang menghambat penerapan zat besi seperti teh, kopi dan anggur merah saat makan. Sebaiknya berilah jeda dua jam setelah makan apabila ingin mengkonsumsi minuman tersebut. Hal ini dianjurkan agar tubuh mampu menyerap zat gizi dengan baik.
  • Konsumsilah suplemen zat besi.
  • Istirahatlah yang cukup dan kurangi stres.
  • Olahraga secara teratur.

Demikianlah penjelasan menganai Mengenal Penyakit Anemia dan Cara Menghindarinya. Semoga bermanfaat!