Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya

Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya perlu anda ketahui agar anda dan keluarga anda bisa terhndar dari penyakit ini

Apa Itu DBD

Apa itu DBD? Penyakit demam berdarah dengue atau DBD adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aedgypti. Nyamuk aedes aedgypti biasanya memiliki tubuh belang-belang atau terdapat garis putih. Nyamuk ini senang berkembang biak di genangan air seperti bak mandi, tempayan, drum, WC dan pada barang-barang yang mengapung seperti kaleng bekas, ban bekas,pot tanaman air, tempat minuman burung dan lain-lain.

Jenis nyamuk ini adalah yang menjadi terinfeksi saat menggigit manusia yang sedang sakit atau terdapa virus dalam darahnya. Dan virus tersebut dapat ditularkan dari nyamuk ke telur-telurnya. Dan apabila nyamuk tersebut menggigit manusia maka virus dengue akan dipindahkan bersama air liur nyamuk. Selanjutnya virus ini akan berkembang biak selama 4 sampai 6 hari di dalam tubuh manusia dan inilah dinamakan sakit demam berdarah.

Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya

Akan tetapi tidak semua orang yang tubuhnya terdapat virus dengue akan mengalami sakit demam berdarah. Ada sebagian yang mengalami demam ringan dan sembuh dengan sendirinya. Bahkan ada yang tidak mengalami gejala sakit apapun. lalu apa saja Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya ?

Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya

Adapun gejala yang umum dirasakan penderita sakit demam berdarah adalah sebagai berikut.

  • Penderita DBD akan mengalami demam selama 2 sampai 7 hari tanpa sebeb yang jelas.
  • Terjadi perdarahan spontan seperti mimisan, muntah darah dan buang air besar disertai darah hitam.
  • Trombosit menurun dari angka normal 150.000-300.000 uL dan hematokrit meningkat dari angka normal pada laki-laki <45 dan wanita <40.
  • Jari-jari tangan dan kaki terasa dingin, muncul rasa gelisah dan tidak sadarkan diri.

Untuk mencegah terjadinya penyeberan virus demam berdarah berikut ini kegiatan yang dapat dilakukan, yakni:

  • Pembersihan jentikk program berikut ini.
    • Pemberantasan sarang nyamuk dengan 3 M yakni menutup dan menguras tempat penampungan air bersih, mengubur barang bekas dan membersihkan tempat yang berpotensi perkembang biakkan nyamuk.
    • Larvasida atau abatisasi yaitu kegiatan memberikan atau menaburan larvasida ke dalam penampungan air yang positif terdapat jenti aedes aedgypti.
    • Atau menggunakan ian seperti ikan kepala timah, cupang atau sepat.
  • Pencegahan gigitan nyamuk dilakukan dengan menggunakan kelambu, menggunakan obat nyamuk bakar ataupun obat nyamuk oles, jangan membiasakan menggantungan baju, dan penyemprotan dengan insektisida untuk membunuh nyamuk dewasa (fogging).

Demikianlah penjelasan mengenai Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegahnya, baca juga  pembahasan kami Bagaimana Mengatasi Penyakit Osteoporosis. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply